Menurut ungkapan dan cerita dari sesepuh yang sekarang masih hidup diantaranya (Arjo Wiyono) dikisahkan terjadinya Desa Ngluwar karena pada masa lalu ada tokoh utama bernama Kyai "Luwarni". Maka perkembangan selanjutnya atas nama keseapakatan dan golong giling masyarakat pada masa itu daerah tersebut untuk selanjutnya diberi nama Desa "Luh Warni" untuk mempermudah pengucapan dinamakan Desa "Ngluwar".
SEJARAH PEMBANGUNAN DESA
Diawali kepemimpinan dengan sebutan lurah. Adapun lurah-lurah yang pernah memimpin dan menjabat di Desa Ngluwar adalah:
1. Lurah Singa
2. Lurah Niti Wijaya
3. Lurah Manten
4. Lurah Kertawardaya
5. Lurah Wangsadimejo (1944)
6. Kades Partadijaya (1944-1985)
7. Kades H. Johan Hadi Suwanda (1985-1988)
8. Kades Suratmin (1994-1998)
9. PJ Basuki Sri Maryono (1998-2002)
10. Kades Sudiyono ( 2002-2012)
11. Kades Kusworo ( 2012-2018)
12. Kades Sunandae Widiyanto (2018- 2027)
Perjalanan Demokrasi Pemilihan Lurah/ Kepala Desa diawali dengan Pemilihan secara "Adu Karosan" atau adu kekuatan fisik.